PERBANDINGAN METODE PREFERENCE RANKING ORGANIZATION METHOD FOR ENRICHMENT EVALUATION (PROMETHEE) DENGAN METODE ADDITIVE RATIO ASSESSMENT (ARAS) DALAM PENENTUAN PENERIMA BANTUAN SOSIAL TAHUNAN DI DINAS SOSIAL KOTA TIDORE KEPULAUAN

Penulis

DOI:

https://doi.org/10.33387/p285zj84

Kata Kunci:

SPK, Promethee, Aras, PKH

Abstrak

Dalam penentuan penerima PKH (Program Keluarga Harapan) pada Dinas Sosial Kota Tidore Kepulauan masih belum optimal masalah yang terjadi menghilangkan penilaian subjektif (lebih mengedepankan hubungan emosional). Dan untuk menangani masalah tersebut diperlukan sistem menggunakan perbandingan metode Preference Ranking Organization Method for Enrichment Evaluation (PROMETHEE) dengan Metode Additive Ratio Assessment (ARAS). Proses penilaian penerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) menggunakan perbadingan metode PROMETHEE yaitu tahap pertama menentukan kriteria, dimana kriteria yang dipakai yaitu Kriteria Disabilitas Berat, Lanjut usia, Ibu hamil/nifas, anak usia dibawah 6 tahun/Balita, Anak SD, Anak SMP, Anak SMA. Kemudian dilakukan pemberian bobot penilaian untuk alternatif, selanjutnya lakukan perhitungan Promethee dimana terdapat 5 perhitungan yaitu menghitung indeks preferensi, indeks preferensi multikriteria, nilai leaving flow, nilai entering flow, dan nilai net flow. Dan aras yaitu tahap pertama menentukan kriteria, bobot, alternatif, dan nilai optimum. selanjutnya lakukan perhitungan aras yaitu Pembentukan DMM, Pernormalisasian matriks, Menetukan bobot matriks, Si dan Ki. Dengan 100 data untuk mendapatkan peringkat tertinggi pada metode aras. sehingga akurasi yang didapati pada set pertama adalah sebesar 100%, set kedua adalah 100%, set ketiga adalah 79,41%. Sedangkan pada metode PROMETHEE memiliki nilai akurasi paling rendah. Pada akurasi yang didapati set pertama adalah sebesar 54,54%, set kedua adalah 39,39%, set ketiga adalah 32,35%. Pada hasil perhitungan dari perbandingan metode PROMETHEE dan ARAS, dengan 3 set perhitungan terdapat akurasi tertinggi untuk ARAS, dapat dikatakan bahwa untuk ketiga set ini akurasi tertinggi terdapat pada metode ARAS, namun metode ini tidak efektif dalam pemilihan layak atau tidak layak seseorang mendapatkan KPM, hal ini dikarenakan hasil yang didapatkan sama dengan tidak menggunakan metode dalam penentuan penerima seperti pada umumnya.

Referensi

[1]. Ayub, Ricky (2018). Sistem Pendukung Keputusan Pemberian Bantuan Program Keluarga Harapan (Pkh) Pada Orang Miskin Di Kota Ternate Menggunakan Metode Ahp. JIKO (Jurnal Informatika Dan Komputer) Ansar, (2021)

[2]. Astriani Adam 0735 15 11 122, (2020).

Novaliendry, (2017). Sistem Pendukung Keputusan Penentuan Penerima Bantuan Keluarga Miskin Menggunakan Metode Analytical Hierarchy Process – Preference Ranking Organization for Enrichment Evaluation II ( AHP-PROMETHEE II ).

[3]. Tetty Rosmaria &Nelly Astuti, (2018). Pemilihan Konten Youtube Layak Tonton Untuk Anak-Anak Menerapkan Metode Additive Ratio Assessment (ARAS).

[4]. Reza Muhammad, (2014) Pengertian Akuras

Unduhan

Diterbitkan

2025-12-07

Cara Mengutip

PERBANDINGAN METODE PREFERENCE RANKING ORGANIZATION METHOD FOR ENRICHMENT EVALUATION (PROMETHEE) DENGAN METODE ADDITIVE RATIO ASSESSMENT (ARAS) DALAM PENENTUAN PENERIMA BANTUAN SOSIAL TAHUNAN DI DINAS SOSIAL KOTA TIDORE KEPULAUAN. (2025). Jurnal Jaringan Dan Teknologi Informasi, 4(1), 28-35. https://doi.org/10.33387/p285zj84

Artikel Serupa

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

<< < 1 2