PERBANDINGAN METODE ADDITIVE RATIO ASSESSMENT (ARAS) DAN EVALUATION BASED ON DISTANCE FROM AVERAGE SOLUTION (EDAS) DALAM PEMILIHAN PERUSAHAAN JASA PENGIRIMAN DI KOTA TERNATE

Penulis
  • Zuniar S Sudirman

    Department of informatics, Faculty of engineering, Khairun University, Indonesia , Program Studi Informatika, Fakultas Teknik,Universitas Khairun

  • Alfanugrah A.HI. Usman

    Department of informatics, Faculty of engineering, Khairun University, Indonesia , Program Studi Informatika, Fakultas Teknik,Universitas Khairun

  • Saiful Do. Abdullah

    Department of informatics, Faculty of engineering, Khairun University, Indonesia , Program Studi Informatika, Fakultas Teknik,Universitas Khairun

  • Achmad Fuad

    Department of informatics, Faculty of engineering, Khairun University, Indonesia , Program Studi Informatika, Fakultas Teknik,Universitas Khairun

Kata Kunci:
Perbandingan Metode, ARAS, EDAS, Perusahaan Jasa Pengiriman
Abstrak

ARAS dan EDAS adalah dua metode yang multi kriteria dan termasuk dalam metode MCDM, Tujuan dari penelitian ini adalah membangun sistem pendukung keputusan dengan menggunakan metode ARAS dan EDAS agar dapat membandingkan sensivitas dari metode ARAS dan metode EDAS. Pada pengujian yang dilakukan pada bab IVmenghasilkan nilai preferensi tertinggi hingga terendah dari metode ARAS dan EDAS. Pada hasil perengkingan, metode ARAS memiliki nilai alternative yang paling tinggi dari 6 alternative adalah 0,331 dan yang paling rendah adalah 0,184 . Metode EDAS memiliki nilai paling tinggi dari 6 alternative adalah 0,643 dan yang paling rendah adalah 0,211 Pada pengujian sensivitas menunjukan bahwa metode EDAS cenderung lebih sensitiv dari metode ARAS hal tersebut dikarenakan pada pengujian sensivitas tahap 1 metode ARAS memiliki nilai 0,331 dan metode TOPSIS memiliki nilai 0,643 pada tahap 2 metode ARAS memiliki nilai 0,184 dan metode EDAS memiliki nilai 0,211 pada tahap 3 metode ARAS memiliki nilai 0,257 dan metode EDAS memiliki nilai 0,427 dari ketiga tahapan pengujian tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa metode yang lebih baik adalah metode ARAS karna metode ARAS tidak terlalu sensitiv terhadap perubahan nilai preferensi dibandingkan dengan metode EDAS yang lebih sensitiv dalam perubahan nilai preferensi.

Referensi

Hakim, (2017) Analisis Perbandingan Metode Simple Additive Weighting dan Profile Matching dalam Sistem Pendukung Keputusan. Generation Journal, 2(2), 1-12.

Anike, M., & Process, A. H. (2020). Decision Support System Development of Employee Achievement. JIKO (Jurnal Informatika Dan Komputer), 3(3), 181–187. https://doi.org/10.33387/jiko

Pramudyo & Aryanto, (2019). Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Sekolah Anak Dengan Menggunakan Metode Analytical Hierarchy Process (AHP) Dan Metode Perbandingan Eksponensial (MPE). Jurnal CoreIT: Jurnal Hasil Penelitian Ilmu Komputer Dan Teknologi Informasi, 3(1), 31-34.

Midyanti, D. M., Hidayati, R., & Bahri, S. (2019). Perbandingan Metode Edas Dan Aras Pada Pemilihan Rumah Di Kota Pontianak. CESS (Journal of Computer Engineering, System and Science), 4(2), 119-124.

Wasiyanti, S., & Putri, A. (2020). Pemilihan Jasa Pengiriman Barang Menggunakan Metode Simple Additive Weighting (SAW). SATIN- Sains dan Teknologi Informasi, 6(1), 10-19.

Cover Image
Unduhan
Diterbitkan
2024-07-20
Bagian
Artikel
Lisensi

Hak Cipta (c) 2024 Jurnal Jaringan dan Teknologi Informasi

Creative Commons License

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Cara Mengutip

PERBANDINGAN METODE ADDITIVE RATIO ASSESSMENT (ARAS) DAN EVALUATION BASED ON DISTANCE FROM AVERAGE SOLUTION (EDAS) DALAM PEMILIHAN PERUSAHAAN JASA PENGIRIMAN DI KOTA TERNATE. (2024). Jurnal Jaringan Dan Teknologi Informasi, 3(1), 01-05. https://doi.org/10.33387/jati.v3i1.221

Artikel Serupa

1-10 dari 39

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

1 2 > >>