PELESTARIAN BUDAYA KABATA DI KELURAHAN SIRONGO FOLARAHA TIDORE KEPULAUAN

Authors

  • Haryati Ayub
  • Rustam Hasim
  • Mohtar Kamisi

DOI:

https://doi.org/10.33387/x3xfqt75

Keywords:

Pelestarian Budaya, Kabata, Tradisi Lisan, Sirongo Folaraha, Tidore Kepulauan

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis upaya pelestarian budaya Kabata di Kelurahan Sirongo Folaraha, Kota Tidore Kepulauan. Kabata merupakan salah satu tradisi lisan masyarakat Tidore yang berisi syair, nasihat, dan nilai-nilai moral yang diwariskan secara turun-temurun. Namun, perkembangan zaman, modernisasi, dan minimnya regenerasi pelaku budaya menjadi tantangan dalam mempertahankan eksistensi Kabata di tengah masyarakat.

Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara dengan tokoh adat, pelaku budaya, tokoh masyarakat, serta dokumentasi terkait kegiatan budaya di Kelurahan Sirongo Folaraha. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelestarian budaya Kabata dilakukan melalui beberapa upaya, yaitu: (1) pewarisan secara lisan dalam lingkungan keluarga dan komunitas adat; (2) keterlibatan dalam kegiatan adat dan perayaan budaya; (3) dukungan pemerintah daerah melalui festival dan kegiatan kebudayaan; serta (4) upaya dokumentasi dan pengenalan budaya kepada generasi muda melalui pendidikan informal. Meskipun demikian, pelestarian Kabata masih menghadapi kendala berupa kurangnya minat generasi muda dan pengaruh budaya luar.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa pelestarian budaya Kabata memerlukan sinergi antara masyarakat, tokoh adat, dan pemerintah daerah agar tradisi ini tetap lestari dan relevan di era modern.

Author Biographies

  • Haryati Ayub

    Alumni PPKn

  • Rustam Hasim

    Dosen PPKn

  • Mohtar Kamisi

    Dosen PPKn

References

Abdullah, Taufik. 1996. Islam dan Masyarakat: Pantulan Sejarah Indonesia. Jakarta: LP3ES.

Al Qurtuby, Sumanto (Ed.). 2020. Agama dan Budaya Nusantara Pasca Islamisasi. Semarang: eLSA Press.

Ardika, I Wayan. 2007. Pusaka Budaya dan Pariwisata. Denpasar: Pustaka Larasan.

Azra, Azyumardi. 2013. Jaringan Ulama Timur Tengah dan Kepulauan Nusantara Abad XVII & XVIII. Jakarta: Kencana.

Basundoro, Purnawan, dkk. 2016. Perubahan Budaya di Indonesia. Surabaya: Airlangga University Press.

Geertz, Clifford. 2014. Agama Jawa: Abangan, Santri, dan Priyayi dalam Kebudayaan Jawa. Jakarta: Komunitas Bambu.

Huda, Nurul. 2015. Islam Nusantara: Sejarah Sosial Intelektual Islam di Indonesia. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.

Koentjaraningrat. 2009. Pengantar Ilmu Antropologi. Jakarta: Rineka Cipta.

Kau, Sofyan A. P., dkk. 2018. Akulturasi Islam dan Budaya Lokal: Studi Tradisi Muslim Gorontalo. Malang: Inteligensia Media.

Madjid, Nurcholish. 2000. Islam, Doktrin dan Peradaban. Jakarta: Paramadina.

Muhaimin, A. G. 2001. Islam dalam Bingkai Budaya Lokal. Jakarta: Logos.

Rahyono, F. X. 2009. Kearifan Budaya dalam Kata. Jakarta: Wedatama Widya Sastra.

Sedyawati, Edi. 2006. Budaya Indonesia: Kajian Arkeologi, Seni, dan Sejarah. Jakarta: RajaGrafindo Persada.

Setiyawan, Agus. 2012. Budaya Lokal dalam Perspektif Agama. Yogyakarta: Esensia.

Sunyoto, Agus. 2016. Atlas Wali Songo. Jakarta: Pustaka Iman.

Published

2026-04-29