Studi Keanekaragaman Gastropoda di Perairan Sungai Krueng Woyla, Kabupaten Aceh Barat
DOI:
https://doi.org/10.33387/kqyddg53Keywords:
Keanekaragaman, Gastropoda, Komponen Utama (PCA)Abstract
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui tingkat keanekaragaman gastropoda dan mengetahui hubungan keanekaragaman jenis gastropoda dengan parameter kualitas perairan yang ada di Sungai Krueng Woylah Kabupaten Aceh Barat. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif dengan penentuan stasiun penelitian menggunakan teknik purposif sampling. Pengambilan sampel gastropoda dilakukan pada tiga lokasi stasiun, dalam setiap stasiun terdiri dari tiga sub stasiun dengan ukuran 10x10 meter, didalam sub stasiun terdapat 15 transek berukuran 1x1 meter yaitu dua titik pada sudut masing-masing transek dan satu titik pada bagian tengah transek. Hasil penelitian ditemukan Kelompok gastropoda sebanyak 5 spesies dari 4 ordo yaitu Neotaenioglossa antara lain spesies Tarebia lineata, Tarebia granifera, dari ordo Mesogastropoda spesies Thiara scabra, ordo Ceanogastropoda spesies Faunus ater dan dari ordo Archaeogastropoda yaitu spesies Neritina turita. Dari masing-masing stasiun memiliki nilai indeks keanekaragaman berkisar antara 0,57-0,64 dikategorikan rendah, nilai indeks keseragaman berkisar antara 0,35-0,41 dikategorikan rendah, dan nilai indeks dominansi berkisar antara 0,59-0,69 dikategorikan tinggi. Hubungan keanekaragaman gastropoda dengan parameter kualitas perairan menunjukkan bahwa berkorelasi positif yang artinya memiliki hubungan berbanding lurus/searah antara dua parameter yaitu keanekaragaman dan oksigen terlarut (DO). Parameter lingkungan di perairan Sungai Krueng Woyla menunjukkan rerata nilai suhu yaitu 28,43°C, nilai pH 7,7 dan oksigen terlarut 6,54 mg/l.