Pengaruh Karakteristik Nelayan Rajungan (Portunus pelagicus) Terhadap Hasil Tangkapan di Labuhan Maringgai, Lampung Timur
DOI:
https://doi.org/10.33387/y709ss02Keywords:
karakteristik sosial, Labuhan Maringgai, nelayan rajunganAbstract
Pesisir timur Lampung merupakan wilayah perairan dengan potensi sumber daya rajungan (Portunus pelagicus) yang tinggi. Komoditas ini adalah salah satu hasil perikanan unggulan di Provinsi Lampung yang memiliki nilai ekonomis penting. Hasil tangkapan rajungan secara umum dipengaruhi oleh berbagai faktor, di antaranya adalah karakteristik sosial nelayan. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk menganalisis pengaruh karakteristik sosial nelayan rajungan terhadap hasil tangkapan di Labuhan Maringgai, Lampung Timur. Karakteristik sosial yang dikaji dalam penelitian ini meliputi komponen usia, pendidikan, pengalaman, keterampilan dan peran nelayan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pengambilan data melalui observasi dan wawancara terhadap 43 responden dari total 421 nelayan rajungan. Analisis data dilakukan menggunakan korelasi Rank Spearman untuk mengukur hubungan antara karakteristik sosial nelayan rajungan dengan hasil tangkapan. Struktur nelayan terbagi menjadi tiga kelompok, yaitu ABK (65%), nahkoda (22%) dan pemilik kapal (23%). Karakteristik sosial nelayan rajungan didominasi kelompok usia 41-50 (72%) dengan tingkat pendidikan sekolah dasar (69%). Sebagian besar nelayan rajungan memiliki pengalaman melaut lebih dari 11 tahun (53,5%) dan merupakan nelayan terampil (65%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa usia tidak memiliki pengaruh signifikan (P>0,05) terhadap hasil tangkapan dengan korelasi rendah (r), yaitu 0,072, sedangkan empat komponen karakteristik lainnya memiliki pengaruh positif yang signifikan (p<0,05) dengan masing-masing nilai korelasi (r), yaitu pendidikan 0,601; peran 0,401; keterampilan 0,548 dan pengalaman 0,381.
References
Ahmad, M. A. A., & Wahab, A. (2019). Strategi Adaptasi Nelayan Tradisional Dalam Memenuhi Kebutuhan Keluarga Di Kelurahan Guraping Kecamatan Oba Utara Kota Tidore Kepulauan Provinsi Maluku Utara. Jurnal Berita Sosial, 9(2), 82–97.
Ariska, P. E., & Prayitno, B. (2019). Pengaruh umur, lama kerja, dan pendidikan terhadap pendapatan nelayan di kawasan pantai kenjeran Surabaya Tahun 2018. Economie: Jurnal Ilmu Ekonomi, 1(2), 37–46.
Arli, D. B. F. (2021). Kajian Sosial Dan Ekonomi Nelayan Rajungan di Kuala Penet, Kecamatan Labuan Maringgai, Provinsi Lampung. UNILA.
Aryanto, S., & Sudarti. (2019). Pengaruh Pengalaman Melaut terhadap Pendapatan Nelayan Rajungan. Jurnal Ekonomi Perikanan Dan Kelautan, 8(2), 120-132.
Azis, M. A., Nainggolan, C., Rahardjo, P., & Findra, M. N. (2022). Analisis finansial usaha penangkapan rajungan (Portunus pelagicus) di Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara. Journal of Tropical Fisheries Management, 6(1), 45–53. https://doi.org/10.29244/jppt.v6i1.43839
Azizah, S. N., Utami, E. S., Qulubi, M. H., & Febriyanti, T. L. (2025). Analisis Indeks Kepenuhan Lambung Dan Komposisi Makanan Ikan Kurisi (Nemipterus japonicus) Di Labuhan Maringgai, Lampung Timur. MAHSEER, 7(1), 25–30. https://doi.org/10.55542/mahseer.v7i1.1088
Balasubramaniam, S., Kandoran, M. K., & Mohan, B. (1992). Decision-making Behaviour of Traditional Fishermen in Relation to the Adoption of Improved Fishery Technologies. Fishery Technology, 29, 67–71. https://doi.org/10.56093/ft.v29i1.25351
Budi, S. (2015). Identifikasi karakteristik nelayan perikanan tangkap dan persepsinya terhadap peran Lembaga Hukom Adat Laot di Kota Lhokseumawe (studi kasus: nelayan perikanan tangkap Gampong Pusong). Acta Aquatica: Aquatic Sciences Journal, 2(2), 79–82.
Djafar, M., Syarifuddin, & Amir, A. (2021). Pengaruh Tingkat Pendidikan terhadap Adopsi Teknologi dalam Sektor Perikanan Tangkap. Journal of Indonesian Fisheries, 7(2), 101–112.
Findra, M. N., Mulyani, I., Wahyuningsih, S., Pramithasari, F. A., Adharani, N., Elinah, Astuti, R., Utami, E. S., Rahman, A., Delis, P. C., Meilana, L., Fahruddin, M., & Prasadi, O. (2024). Sumber Daya Hayati Perairan. PT. Kamiya Jaya Aquatic.
Fitrinawati, H., Syahailatua, D. Y., & Utami, E. S. (2024). Growth performance of clown anomone fish (Amphiprion ocellaris) in Maluku at optimum salinity. Omni-Akuatika, 20(1), 1–10. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.20884/1.oa.2024.20.1.1098
Fitrinawati, H., & Utami, E. S. (2023). Growth Performance of White Snapper (Lates calcarifer) in Floating Cage System, Tual, Maluku. Journal of Fishery Science and Innovation, 7(2), 158–165. https://doi.org/10.33772/jsipi.v7i2.430
Istiana, Ivan’s, E., & Utami, E. S. (2023). Analisis Produksi Dan Pendapatan Hasil Tangkap Nelayan Di Desa Muara Gading Mas Kecamatan Labuhan Maringgai Lampung Timur. Jurnal TROFISH, 2(2), 39–44.
KKP. (2022). Kelautan dan Perikanan dalam Angka Tahun 2022. Pusat Data, Statistik dan Informasi, Kementerian Kelautan dan Perikanan.
Macusi, E. D., Costa-Neves, A. C. da, Tipudan, C. D., & Babaran, R. P. (2023). Closed Season and the Distribution of Small-Scale Fisheries Fishing Effort in Davao Gulf, Philippines. World, 4, 40–55. https://doi.org/10.3390/ world4010004
Mramba, R. P., & Mkude, K. E. (2022). Determinants of fish catch and post-harvest fish spoilage in small-scale marine fisheries in the Bagamoyo district, Tanzania. Heliyon, 8(e09574), 1–8. https://doi.org/0.1016/j.heliyon.2022.e09574
Negara, D. R. E. D., Kusumaningruma, A., Lastutia, Y., Naufala, H. A., Salsabilaa, A. D., & Fahriza, M. (2025). Pemanfaatan Teknologi Digital dalam Pencatatan Hasil Tangkapan Bagi Nelayan di Kabupaten Indramayu. Journal OfInnovation AndSustainable Empowerment, 4(2), 46–52. https://doi.org/10.25134/jise.v4i2.148
Power, N. G., Norman, M. E., & Dupré, K. (2014). The fishery went away”: The impacts of long-term fishery closures on young people’s experience and perception of fisheries employment in Newfoundland coastal communities. Ecology and Society, 19(3), 1–10. https://doi.org/10.5751/ES-06693-190306
Puspitaningrum, I., Utami, E. S., & Febriyanti, T. L. (2022). Perbedaan Respon Hasil Tangkapan Rajungan (Portunus pelagicus) Pada Penggunaan Hanging Ratio Yang Berbeda-Beda Di Perairan Kuala Penet Labuhan Maringgai Lampung Timur. Jurnal Ruaya, 10(2), 126–131.
Putri, W. E., Setyawati, T. R., & Rousdy, D. W. (2021). Kepadatan Dan Pola Sebaran Rajungan Portunus pelagicus (Linnaeus, 1758) Di Perairan Pesisir Kecamatan Batu Ampar, Kabupaten Kubu Raya. Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia, 1(3), 210–224. https://doi.org/10.29303/jppi.v1i3.343
Raharjo, S. (2017). Tutorial Analisis Korelasi Rank Spearman Dengan SPSS. SPSS Indonesia.
Samosir, R. K., Nasution, Z., & Purwoko, A. (2019). Analysis of Young Fisherman Role on Increasing Income in Medan Belawan Sub-District. International Journal of Research & Review, 6(8), 120–138.
Satria, A. (2015). Pengantar Sosiologi Masyarakat Pesisir. Yayasan Pustaka Obor Indonesia.
Satudata. (2023). Data Volume Hasil Perikanan Menurut Komoditas (satuan : ton). https://statistik.kkp.go.id/home.php?m=eksim&i=211#panel-footer-kpda
Silalahi, U. (2012). Metode Penelitian Sosial. PT. Refika Aditama.
Siu, L., Budiyanto, & Piliana, W. O. (2021). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Produksi Usaha Penangkapan Rajungan Di Desa Lolibu Kecamatan Lakudo Kabupaten Buton Tengah. Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan, 6(1), 55–62. https://doi.org/10.33772/jsep.v6i1.236
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif, Dan R&D. Alfabeta.
Thorlindsson, T. (1988). The Skipper Effect in the Icelandic Herring Fishery. Human Organization, 47(3), 199–212. https://doi.org/10.17730/humo.47.3.1584t42x24702552
Utami, E. S. (2024). Sumber Daya Ikan Hias. In Disnawati & A. S. Anjasmara (Eds.), Sumber Daya Hayati Perairan (1st ed., p. 293). PT. Kamiya Jaya Aqauatic.
Utami, E. S., Hariyadi, S., Effendi, H., Kamal, M. M., & Bengtson, D. A. (2016). Vertical Temperature and Dissolved Oxygen Distribution Related to Floating Cage Activity in Cirata Reservoir, West Java. ASIAN-PACIFIC AQUACULTURE 2016.
Utami, R. Z., Suryana, A. A. H., Apriliani, I. M., & Maulina, I. (2023). The Social Characteristics of Fisherman Communities in Cangkol Village, Cirebon, Indonesia. Asian Journal of Fisheries and Aquatic Research, 24(2), 16–26.
Watung, N., Dien, C. R., & Kotambunan, O. V. (2013). Karakteristik Sosial Ekonomi Masyarakat Nelayan Di Desa Lopana Kecamatan Amurang Timur Propinsi Sulawesi Utara. AKULTURASI: Jurnal Ilmiah Agrobisnis Perikanan, 1(2).
Yuliana, E., Setijorini, L. E., Putra, A. A. M. S., Sadjati, I. M., & Winata, A. (2024). Pemberdayaan Nelayan Penangkap Rajungan Di Desa Segara Jaya, Kecamatan Taruma Jaya, Kabupaten Bekasi. Diseminasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(1), 33–42. https://doi.org/10.33830/diseminasiabdimas.v6i1.5927




