Pemanfaatan Rempah Tradisional dalam Teh Celup Khairuntea untuk Mendukung Kesehatan Masyarakat

Isi Artikel Utama

Gunawan Hatari
Abd. Syukur Lumbessy

Abstrak

Indonesia dikenal sebagai negara dengan kekayaan rempah yang melimpah dan telah digunakan secara turun-temurun sebagai bumbu dapur maupun obat tradisional. Namun, pemanfaatan rempah dalam bentuk konvensional mulai ditinggalkan karena dianggap kurang praktis. Oleh karena itu, inovasi pengolahan rempah menjadi teh celup Khairuntea diharapkan dapat menjadi solusi yang mendukung gaya hidup sehat sekaligus meningkatkan nilai ekonomi masyarakat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi tentang manfaat rempah sebagai minuman fungsional, melatih masyarakat dalam produksi teh celup yang higienis dan standar, serta memperkuat daya saing produk melalui inovasi kemasan, branding, dan pemasaran digital. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dengan melibatkan masyarakat Kelurahan Gambesi, Kota Ternate, selama empat bulan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat sebesar 70% terkait manfaat bioaktif rempah, keterampilan produksi meningkat dengan lebih dari 80% peserta mampu menghasilkan teh celup berkualitas, serta terjadi peningkatan penjualan produk rata-rata 25–30% melalui media sosial dan marketplace. Inovasi kemasan memperkuat identitas lokal produk, sementara keterlibatan petani sebagai pemasok bahan baku memberi dampak ekonomi nyata bagi masyarakat. Dengan demikian, pengembangan Khairuntea terbukti berkontribusi ganda dalam mendukung kesehatan dan peningkatan ekonomi lokal.


 


Kata Kunci: branding, kesehatan, pemasaran digital, rempah tradisional, teh celup

Rincian Artikel

Bagian

Artikel