Pengembangan Kelompok Usahatani Berbasis HHBK Minyak Atsiri di Pulau Hiri

Penulis

  • Much Hidayah Marasabessy , Program Studi Kehutanan, Fakultas Pertanian, Universitas Khairun
  • Firlawanti Lestari Baguna , Program Studi Kehutanan, Fakultas Pertanian, Universitas Khairun
  • Andy Kurniawan , Program Studi Kehutanan, Fakultas Pertanian, Universitas Khairun
  • Sabaruddin B. , Program Studi Kehutanan, Fakultas Pertanian, Universitas Khairun

DOI:

https://doi.org/10.33387/kehutanan.v2i1.174

Abstrak

Pemanfaatan HHBK Cengkeh sebagai minyak atsiri oleh Kelompok Tani Hutan Buku Manyeku di Pulau Hiri membuka peluang usaha untuk meningkatkan pendapatan petani. Waktu kegiatan pada Bulan Mei 2024. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dilaksanakan secara bertahap yaitu Tahap Sosialisasi dan Tahap Peragaan Penyulingan minyak atsiri. Kegiatan pengabdian masyarakat mampu memberikan informasi kepada masyarakat terutama kelompok tani untuk mengusahakan Hasil Hutan Bukan Kayu sebagai sumber mata pencaharian. Kegiatan yang dilakukan dalam bentuk sosialisasi dan Pelatihan telah menambah wawasan dan ketrampilan kelompok tani tentang bahan baku dan faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas minyak atsiri dalam proses produksi sehingga menjadi bahan informasi dalam mengembangkan usahatani.

Kata Kunci: Cengkeh, HHBK, Minyak atsiri, Pulau Hiri, Kelompok usahatani

Referensi

Unduhan

Diterbitkan

2024-06-18