Prospek Pendapatan Usaha Tani Kemiri (Aleurites moluccana) Sebagai Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) di Desa Sambabo, Kecamatan Ulumanda, Kebupaten Majene

Penulis

  • Hamzany Siti Nurul ,
  • Andi Ridha Yayank Wijayanti Universitas Sulawesi Barat image/svg+xml
  • Abdullah Muhammad Arafat ,
  • Sarif Muhammad ,

DOI:

https://doi.org/10.33387/foris.v3i2.317

Kata Kunci:

Hasil Hutan Bukan Kayu, Usaha Tani Kemiri, Pendapatan

Abstrak

Komoditas hasil hutan bukan kayu (HHBK) merupakan sumber daya hutan yang memiliki keunggulan kompetitif dan berperan penting dalam kehidupan masyarakat yang tinggal di sekitar hutan. Komoditi (HBBK) yang dapat memberikan kontribusi terhadap pendapatan masyarakat salah satunya tanaman kemiri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendapatan usaha tani kemiri di Desa Sambabo, Kecamatan Ulumanda, Kabupaten Majene, sekaligus mengidentifikasi potensi pengembangannya untuk mendukung perekonomian lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan rata-rata yang diperoleh usaha tani kemiri adalah sebesar Rp. 16.079.000/tahun.Usaha tani kemiri berpotensi menjadi salah satu sumber pendapatan utama masyarakat Desa Sambabo, yang dapat berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan ekonomi ditingkat lokal.

Referensi

Unduhan

Diterbitkan

2025-05-30