RITUAL OROM SASADU PADA MASYARAKAT DESA IDAMDEHE GAMSUNGI KECAMATAN JAILOLO KABUPATEN HALMAHERA BARAT

Isi Artikel Utama

Jusan Hi. Yusuf
Rustam Hasim

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perubahan sosial budaya terhadap pelaksanaan ritual Orom Sasadu pada masyarakat suku bangsa Sahu di Desa Idamdehe Gamsungi, Kecamatan Jailolo, Kabupaten Halmahera Barat. Ritual Orom Sasadu merupakan tradisi adat yang memiliki nilai-nilai sosial, religius, dan budaya yang tinggi, serta berfungsi sebagai sarana mempererat hubungan sosial dan memperkuat identitas budaya masyarakat Sahu. Namun, dinamika modernisasi, perkembangan pendidikan, agama, dan teknologi komunikasi telah membawa perubahan signifikan terhadap pelaksanaan dan makna ritual tersebut.


Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan secara induktif dengan menelaah perubahan nilai, fungsi, dan bentuk pelaksanaan ritual Orom Sasadu dalam konteks kehidupan sosial masyarakat masa kini.


Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan sosial budaya telah memengaruhi berbagai aspek ritual Orom Sasadu, baik dari segi pelaksanaan, partisipasi masyarakat, maupun makna simbolik yang terkandung di dalamnya. Meskipun sebagian unsur tradisi mengalami penyesuaian dengan perkembangan zaman, nilai-nilai dasar seperti kebersamaan, gotong royong, dan penghormatan terhadap leluhur masih tetap dipertahankan. Dengan demikian, ritual Orom Sasadu mencerminkan kemampuan masyarakat Sahu dalam beradaptasi terhadap perubahan tanpa sepenuhnya meninggalkan identitas budaya mereka.

Rincian Artikel

Bagian

Jurnal Dinamis

Biografi Penulis

Jusan Hi. Yusuf

Dosen FIB Universitas Khairun.

Rustam Hasim

Dosen Prodi PPKn FKIP Universitas Khairun

Referensi

Abdullah, T. (2016). Sejarah dan Kebudayaan Indonesia Timur. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.

Bartholomeus, Y. (2018). Struktur Sosial dan Tradisi Adat Masyarakat Sahu. Ternate: Gammapress.

Daud, A. (2017). Adat dan Tradisi Nusantara: Studi Etnografi Maluku Utara. Makassar: Pustaka Timur.

Dua, F. M., Neonbeni, R., Timo, R. I., Mas’ud, F., & Benu, A. (2025). PERAN MAKANAN TRADISIONAL DALAM MEMPERTAHANKAN IDENTITAS BUDAYA DI ERA GLOBALISASI. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(04), 336-347.

Fadli, R. (2020). “Konstruksi Budaya dalam Ritual-Ritual Adat Masyarakat Halmahera Barat.” Jurnal Antropologi Indonesia, 41(2), 135–148.

Gamalama, S. (2015). Sasadu: Rumah Adat dan Simbol Budaya Orang Sahu. Ternate: Ake Duma Press.

Hasim, R. (2022). The Existence of Bobato in the World and the Hereafter (Nobility) of the Sultanate of Ternate in Facing the Pull of Tradition and Modernity. International Journal of Arts and Social Science, 5(11), 207–218. www.ijassjournal.com

Hasim, R. (2024). Bon Mayu : Tarian Perang Masyarakat Weda. Jurnal Dinamis, 1(1), 41–50. https://doi.org/10.33387/dinamispips

Hasim, R., Hasim, D., & Amelia, R. (2023). Ternate Sultanate Palace: A Multifaceted Hub at the Crossroads of Culture and Politics. International Journal of Current Science Research and Review, 06(12), 7619–7626. https://doi.org/10.47191/ijcsrr/v6-i12-18

Hasyim, R. (2019). Masyarakat dan kebudayaan Ternate dalam perspektif sejarah. Jurnal Geocivic, 2(2), 217–228.

Rahmansah, E., Noe, W., Sawaludin, S., Ade Riyanto, A., & Hasyim, R. (2024). Preserving the Mandi Safar Tradition to Foster Social Caring: A Case Study in South Halmahera. Waskita: Jurnal Pendidikan Nilai Dan Pembangunan Karakter, 8(2), 136–146. https://doi.org/10.21776/ub.waskita.2024.008.02.2

Yusuf, J., & Hasim, R. (2024). Politics of Mining: Ecological and Economic Dynamics in Maluku Utara. International Journal of Current Science Research and Review, 07(06), 3957–3965. https://doi.org/10.47191/ijcsrr/v7-i6-47

Huliselan, F. (2019). Upacara Adat di Maluku Utara: Makna dan Transformasi. Ambon: Pattimura University Press.

Izhatullaili, I. (2025). Kesalahan Fonologis dalam Komunikasi Antar-Etnis di Kota Kupang: Implikasi Pedagogis untuk Guru Bahasa Indonesia. Haumeni Journal of Education, 5(3), 136-147.

Juita, K. E., Izhatullaili, I., & Nitbani, S. H. (2025). ANALISIS SIMBOL DAN MAKNA RITUAL ADAT TEING HANG EMPO DALAM MASYARAKAT DESA WAE MOSE KABUPATEN MANGGARAI BARAT (KAJIAN SEMIOTIKA). Bianglala Linguistika: Jurnal Linguistik, 13(1), 22-27.

Kale, D. Y. A., Mas' ud, F., & Nassa, D. Y. (2025). Urgensi Pendidikan Kewarganegaraan dalam Membentuk Karakter Bangsa yang Tangguh di Era Digital. Media Sains, 25(1), 9-14.

Latupono, M. (2021). “Relasi Manusia dan Alam dalam Ritual Kecamatan Jailolo.” Jurnal Kebudayaan Nusantara, 12(1), 45–58.

Mansur, M. (2014). Warisan Budaya Non-Material Maluku Utara. Yogyakarta: Ombak.

Mas' ud, F., Izhatullaili, I., Doko, Y. D., & Jama, K. B. (2025). Pendidikan Bahasa Indonesia sebagai Sarana Penguatan Literasi Hukum di Era Digital. Haumeni Journal of Education, 5(2), 9-21.

Mas' ud, F., & Wibowo, I. (2025). Ekologi Kewarganegaraan: Membangun Relasi Harmonis antara Warga, Negara, dan Lingkungan. Media Sains, 25(1), 27-31.

Mas' ud, F., Izhatullaili, I., Kale, D. Y. A., & Wibowo, I. (2025). Civic Resilience di Era VUCA: Peran Literasi Bahasa dalam Pembentukan Warga Negara Reflektif di Kota Kupang. Haumeni Journal of Education, 5(3), 32-46.

Mas’ud, F., Kale, D. Y. A., Gero, H. M. E., Kolianan, J. B., Sabariman, H., & Peranginangin, I. I. (2025). Studi Masyarakat Indonesia. Tangguh Denara Jaya Publisher.

Misgiyati, M., Kale, D. Y. A., Mas' ud, F., & Nassa, D. Y. (2025). Etnomatika dalam Pendidikan Kewarganegaraan: Inovasi Pembelajaran Berbasis Kearifan Lokal untuk Penguatan Civic Competence. Jurnal Civicatio, 1(1), 10-18.

Rahmansah, E., Noe, W., Sawaludin, S., Ade Riyanto, A., & Hasyim, R. (2024). Preserving the Mandi Safar Tradition to Foster Social Caring: A Case Study in South Halmahera. Waskita: Jurnal Pendidikan Nilai Dan Pembangunan Karakter, 8(2), 136–146. https://doi.org/10.21776/ub.waskita.2024.008.02.2

Sahusilawane, E. (2018). Antropologi Budaya Masyarakat Sahu. Ternate: Maluku Heritage Institute.

Tari, E. S. A., Mas' ud, F., Dwiputra, R., & Istianah, A. (2025). CIVIC EQUALITY SEBAGAI PENDEKATAN STRATEGIS DALAM MENGATASI STUNTING DI DESA SILLU KABUPATEN KUPANG. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(04), 318-331.

Tuhepaly, A. (2022). “Dinamika Perubahan Sosial pada Ritual Orom Sasadu di Halmahera Barat.” Jurnal Etnografi dan Budaya, 5(3), 210–223.

Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 42 Tahun 1999 Tentang Penataan Wilayah Kecamatan di Kabupaten Maluku Utara dan Provinsi Dati I Maluku.

Peraturan Daerah (PERDA) Kabupaten Halmahera Barat Nomor 6 Tahun 2005 Tentang Pembentukan Kecamatan Jailolo Timur.

Peraturan Daerah (PERDA) Kabupaten Halmahera Utara Nomor 2 Tahun 2006 Tentang Pembentukan Kecamatan Kao Teluk.

Yusuf, J., & Hasim, R. (2024). Politics of Mining: Ecological and Economic Dynamics in Maluku Utara. International Journal of Current Science Research and Review, 07(06), 3957–3965. https://doi.org/10.47191/ijcsrr/v7-i6-47

Wibowo, I., Noe, W., Mas' ud, F., & Kale, D. Y. A. (2025). Pendidikan Moral Berbasis Pancasila Sebagai Antitesis Perilaku Echo Chamber di Kalangan Mahasiswa PPKn Universitas Khairun. Haumeni Journal of Education, 5(2), 78-86.