INTEGRASI KONSEP SEJARAH DALAM PEMBELAJARAN IPS UNTUK MENINGKATKAN LITERASI SISWA SMK NEGERI 4 HALMAHERA TENGAH
Isi Artikel Utama
Abstrak
Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) menghadapi tantangan dalam meningkatkan kemampuan literasi siswa yang mencakup keterampilan membaca, menulis, berpikir kritis, dan memahami konteks sosial. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah melalui integrasi konsep sejarah dalam pembelajaran IPS. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perencanaan, pelaksanaan, dan dampak integrasi konsep sejarah dalam pembelajaran IPS terhadap peningkatan literasi siswa di SMK Negeri 4 Halmahera Tengah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data meliputi observasi pembelajaran, wawancara mendalam dengan guru dan siswa, serta analisis dokumen pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi konsep sejarah melalui pemanfaatan peristiwa sejarah lokal, analisis sumber sejarah, dan pembelajaran berbasis kronologi mampu meningkatkan literasi siswa, terutama dalam kemampuan memahami teks, mengaitkan informasi dengan konteks sosial, serta mengembangkan pemikiran kritis dan reflektif. Selain itu, pembelajaran menjadi lebih bermakna dan mendorong partisipasi aktif siswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi konsep sejarah dalam pembelajaran IPS efektif dalam meningkatkan literasi siswa SMK dan relevan dengan karakteristik serta kebutuhan peserta didik kejuruan. Temuan penelitian ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi pengembangan strategi pembelajaran IPS yang inovatif dan kontekstual
Rincian Artikel
Terbitan
Bagian

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Referensi
Aopmonaim, N. H. (2025). Penguatan Literasi Sosial Siswa SD melalui Inovasi Pembelajaran IPS. Jurnal Kajian Pendidikan dan Cakrawala Pembelajaran, 1(2), 104-114.
Arikunto, Suharsimi. (2013). Prosedur Penelitian. Jakarta: Rineka Cipta.
Asmara, Y. (2019). Pembelajaran sejarah menjadi bermakna dengan pendekatan kontektual. Kaganga: Jurnal Pendidikan Sejarah Dan Riset Sosial-Humaniora, 2(2), 105-120.
Efendi, I., Prawitasari, M., & Susanto, H. (2021). Implementasi penilaian pembelajaran pada kurikulum 2013 mata pelajaran sejarah. Prabayaksa: Journal of History Education, 1(1), 21-25.
Heri, S. (2014). Seputar pembelajaran sejarah; isu, gagasan dan strategi pembelajaran. Aswaja Pressindo.
Kuswono, K., Sumiyatun, S., & Setiawati, E. (2021). Pemanfaatan Kajian Sejarah Lokal Dalam Pembelajaran Sejarah di Indonesia. Jurnal Lentera Pendidikan Pusat Penelitian Lppm Um Metro, 6(2), 206-209.
Milles dan Huberman. (1992). Analisis Data Kualitatif. Jakarta: Universitas Indonesia Press.
Moleong, Lexy J. (2017). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Rela, N. L. C., Lasmawan, I. W., & Kertih, I. W. (2024). Tantangan dan Strategi Guru Dalam Mengembangkan Literasi Sosial Siswa Melalui Pembelajaran IPS di Sekolah Dasar. SOCIAL: Jurnal Inovasi Pendidikan IPS, 4(4), 683-689.
Sayono, J. (2015). Pembelajaran sejarah di sekolah: Dari pragmatis ke idealis. Jurnal Sejarah dan Budaya, 7(1).
Setiawati, E., & Novitasari, K. (2019). Penguatan Literasi Sosial Anak Usia Dini Pada Siswa Sekolah PAUD Sejenis (SPS) Wortel Di Bantul Karang, Ringinharjo, Bantul, Kabupaten Bantul. Jurnal Berdaya Mandiri, 1(1), 35-48.
Sirnayatin, T. A. (2017). Membangun karakter bangsa melalui pembelajaran sejarah. SAP (Susunan Artikel Pendidikan), 1(3).
Sumartini, N. W., Lasmawan, I. W., & Kertih, I. W. (2024). Eksplorasi Kendala Guru Dalam Mengintegrasikan Nilai-Nilai Kearifan Lokal Pada Pembelajaran Ips Di Sekolah Dasar. Social: Jurnal Inovasi Pendidikan IPS, 4(4), 665-671.
Suryani, Nunuk. "Pengembangan media pembelajaran sejarah berbasis it." Jurnal Sejarah dan Budaya 10, no. 2 (2016): 186-196.
Wibowo, A. D., Pradani, C. H., Hanifan, S. A., Al Islami, Z. N., & Marini, A. (2023). Peran literasi sosial dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar dan Sosial Humaniora, 3(2), 141-152.