Biokonversi Limbah Dapur dalam Menunjang Ekonomi Sirkular di Kelurahan Kalumpang
DOI:
https://doi.org/10.33387/tpfh2p81Abstract
Permasalahan limbah organik rumah tangga masih menjadi tantangan dalam pengelolaan lingkungan perkotaan karena sebagian besar limbah dapur belum dimanfaatkan secara optimal dan berakhir di tempat pembuangan akhir. Pendekatan ekonomi sirkular menjadi salah satu solusi melalui pemanfaatan kembali limbah menjadi produk yang bernilai guna dan bernilai ekonomi. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat Kelurahan Kalumpang dalam mengelola limbah dapur melalui teknologi biokonversi sehingga dapat mendukung pengurangan sampah dan menciptakan produk yang bermanfaat. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, penyuluhan, pelatihan praktik, pendampingan, serta evaluasi kegiatan. Biokonversi dilakukan dengan memanfaatkan limbah organik rumah tangga menjadi pupuk organik dan bahan pendukung budidaya berbasis konsep zero waste. Peserta kegiatan terdiri atas kelompok masyarakat dan rumah tangga di Kelurahan Kalumpang. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai pemilahan limbah, proses pengolahan limbah organik, serta pemanfaatan hasil biokonversi untuk kebutuhan rumah tangga dan lingkungan sekitar. Program ini juga meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap konsep ekonomi sirkular melalui pengurangan limbah dari sumbernya. Kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa biokonversi limbah dapur dapat menjadi alternatif sederhana, murah, dan berkelanjutan untuk mendukung pengelolaan lingkungan berbasis masyarakat.
Kata kunci: biokonversi, ekonomi sirkular, limbah dapur, pengabdian masyarakat, zero waste
References
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Suleyman Suleyman, Betty Kadir Lahati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
